Saturday, April 7, 2018

Cerita Ibu Awiy Besarkan Anak dari Puing-puing Dolar di Sampah Pabrik



Jika biasanya tumpukan sampah menjadi bencana, tidak demikian bagi warga Kampung Parung Dengdek, Desa Wanaherang, Gunung Putri, Bogor.

Tumpukan sampah pabrik di dekat rumahnya justru menjadi pahlawan bagi warga sekitar, salah satunya perempuan bernama Sawir atau yang lebih akrab disapa Awiy. Ibu berusia 39 tahun itu setiap hari menjajakan bahan kebutuhan pokok di warungnya di kawasan itu.

Awiy hidup bukan di sekeliling tumpukan sampah biasa. Tumpukan sampah itu bisa dikatakan ajaib. Ya, karena kadang terselip di dalamnya lembaran dolar AS. Oleh karena itu, banyak warga berburu dolar di situ.

Awiy pun tak luput dari akitivitas berburu uang. Perempuan berambut panjang itu kerap mengorek sampah sembari mencari peruntungan dengan mencari dolar. Panas terik, hujan badai, Awiy terjang asal dapat dolar. Dia pun kadang harus terlibat persaingan sengit dengan warga lainnya.

Bagaimana tidak, sekali sampah diturunkan dari truk, seratusan orang datang menyerbu.

"Iya saya pernah dapat one (sebutan warga Kampung Dengdek untuk uang dolar) saat mencari sampah," ungkap Awiy saat berbincang dengan kumparan (kumparan.com) di warungnya, Kamis (5/4).

Selain mendapatkan dolar, Awiy menyebut juga pernah mendapatkan uang euro. Uang-uang asing itu kemudian ia tukar dengan lembaran rupiah.

Dari dolar yang didapat, Awiy mampu bertahan hidup dengan layak. Bahkan, dari uang itu ia mampu membesarkan dua anaknya. Anak laki-laki Awiy kini sudah berusia 19 tahun dan lulus SMA. Sementara, satunya lagi yang perempuan baru menginjak kelas 5 SD.

"Saya besarkan anak ini salah satunya karena one," kata Awiy.



Awiy menyebut, uang dolar yang dia temukan bisa membantu mencukupi kebutuhan sekolah anaknya.

Di usianya yang menjelang kepala 4, Awiy kini tak lagi memungut lembaran dolar. Dia lebih fokus menjaga warung dari hasil jerih payahnya.

Dia juga membantu suaminya membeli dolar dari warga yang dijual kepadanya. Dolar yang didapat kemudian dijual lagi oleh suami Awiy ke pihak lain.

"Sekarang sudah enggak cari one lagi, jaga warung di sini," tutup Awiy.


7 Tempat Wisata di Thailand yang Akan Membuat Kalian Serasa di Eropa



Thailand memiliki banyak tempat yang tidak akan habis dikunjungi. Mulai dari deretan pantai indah di Phuket, Krabi, dan Pattaya hingga wisata kuliner dan mengabadikan momen di tempat-tempat menarik di Bangkok. Banyaknya trayek penerbangan langsung dengan tarif murah membuat para wisatawan dan backpacker, khususnya dari Indonesia, menjadikan Thailand sebagai salah satu negara yang wajib dikunjungi. Thailand juga dikenal ramah terhadap wisatawan sehingga aman untuk kalian para backpacker pemula yang ingin mendapatkan pengalaman berlibur di negara ini.

Selain wisata pantai, landmark, dan kuliner yang menggugah selera, di Thailand juga terdapat beberapa tempat wisata yang menyuguhkan suasana Eropa. Mulai dari arsitektur dan bentuk bangunan, wahana dan atraksi yang ditawarkan, hingga beberapa cafe atau rumah makan yang menyedikan makanan-makanan Eropa. Dan pastinya tempat-tempat tersebut juga instagramable banget. Wah, di mana saja ya itu?

Jika dilihat dari namanya, ingatan kalian akan tertuju pada Kota Verona di Italia. The Verona at Tub Lan memang terinspirasi dari salah satu kota tertua di dunia tersebut dan juga kisah cinta dari novel legendaris kaya William Shakespeare, Romeo and Juliet, yang berlatar belakang di Verona. Lokasinya berada di wilayah Nadee, Prachinburi, sekitar tiga jam berkendara ke arah timur laut dari Bangkok.

Tha Verona at Tub Lan merupakan tempat wisata terpadu yang menawarkan berbagai macam aktivitas, tempat, dan hal-hal menarik yang sayang untuk dilewatkan. Mulai dari flying fox, rock climbing, swing rope, roller ball hingga bergaya ala cowboy di Texas dan mengunjungi peternakan kuda dan kambing. Kalian juga bisa berbelanja sepuasnya di community mall, menikmati makanan-makanan lezat di gerai-gerai yang tersedia, dan naik gondola mengelilingi danau buatan. Jika belum bisamove on, kalian bisa menginap di boutique hotel yang super nyaman dengan harga terjangkau.


Palio Village merupakan satu komplek mall yang mengadaptasi bangunan-bangunan di Tuscany, sebuah wilayah yang terletak di Italia bagian tengah dan beribukota di Florence. Dari Bangkok, kalian harus naik bus ke arah timur laut menuju Distrik Pak Chong dan membutuhkan waktu sekitar 3 jam. Dari Pak Chong, kalian bisa menyewa motor atau mobil untuk menuju Khao Yai, lokasi di mana Palio Village berada.

Begitu masuk ke dalamnya, kalian akan merasakan suasana Tuscany dengan dinding-dinding berwarna merah bata dan orange, lorong-lorong yang tidak terlalu lebar, bangku-bangku taman yang nyaman, dan fountain khas Eropa yang berada di tengah mall. Di mall ini terdapat sekitar 120 gerai yang menjual aneka makanan, minuman, pakaian, dan berbagai aksesoris. Uniknya, setiap cluster gerai diberi nama tokoh-tokoh terkenal dari Italia, seperti Dante, Leonardo da Vinci, Michaleangelo, Donatello dan sebagainya. Biaya masuknya gratis dan kalian bisa berfoto sepuasnya di setiap sudut tempat ini.


Primo Piazza terletak sejalan dan tidak jauh dari Palio Village. Tempat ini mengadaptasi wilayah di pedesaan Eropa sehingga suasananya lebih tenang dan sepi jika dibandingkan dengan Palio Village yang memang berkonsep mall. Kalian akan dikenakan biaya masuk sebesar THB 100 atau sekitar Rp44.000,00 untuk satu orang dewasa dan THB 50 untuk anak-anak.

Selain menjelajahi setiap sudut bangunannya, kalian juga dapat menikmati hamparan padang rumput dengan background perbukitan yang indah. Di tengah padang rumput terdapat peternakan mini. Kalian diperbolehkan memberi makan dan berfoto dengan alpaca, llama, dan domba dengan makanan yang telah disediakan. Bahkan beberapa alpaca dikeluarkan dari kandang dan boleh diajak jalan-jalan oleh pengunjung di sekitar komplek Primo Piazza. Gemes banget pastinya!


Masih dari wilayah Khao Yai, tempat yang satu ini berbeda dengan yang lain. Ketika melihat bangunan utamanya dari kejauhan, kalian seperti akan memasuki sebuah kastil istana zaman Renaissance dengan hamparan rumput hijau. Begitu menginjakkan kaki ke dalamnya, suasana berganti menjadi era Victoria klasik yang hangat dan nyaman. My Ozone menyediakan puluhan kamar dan villa, kolam renang, lapangan golf, arena berkuda dan bersepeda, jogging track, serta kelas yoga di tempat terbuka.

Sesuai dengan namanya yang bermakna komponen udara segar dan alami, My Ozone memiliki konsep “healthy house” yang menyediakan berbagai fasilitas kesehatan dan kualitas udara yang sangat baik dengan kadar oksigen lebih banyak sehingga baik untuk tubuh. Selain itu juga ada Panacee Wellness, pusat medis holistik yang menyediakan rehabilitasi dan perawatan seluruh tubuh yang ditangani langsung oleh ahlinya. Makanan dan minuman yang disajikan di sini pun terbuat dari bahan-bahan organik yang diolah secara mandiri. Tertarik menginap di sini?


Santorini Park merupakan komplek taman bermain yang mengadaptasi wilayah pulau cantik nan eksotis yang terletak tepi laut Aegea Yunani, yaitu Santorini. Nama Santorini memang sudah dikenal di seluruh dunia dan menjadi destinasi para wisatawan yang ingin menghabiskan liburan musim panas (summer). Hal inilah yang menginspirasi Thailand untuk membangun “kembaran” Pulau Santorini. Terbukti para wisatawan khususnya wilayah Asia Tenggara pun tertarik untuk merasakan atmosfer Santorini tanpa harus jauh-jauh terbang ke Yunani.

Lokasi Santorini Park berada di wilayah Cha Am, sekitar 3 jam dari Bangkok ke arah selatan dengan menggunakan mobil atau travel. Dengan membayar tiket sebesar THB 150 (sekitar Rp66.000,00), kalian bisa menikmati deretan dinding-dinding bangunan yang didominasi warna putih serta jendela dan pintu yang berwarna biru safir dan biru azure. Jalanannya dibuat seperti mozaik bebatuan yang diratakan. Di dalam bangunan-bangunan tersebut terdapat cafe, restoran, dan toko souvenir. Kalian juga bisa menginap di Santorini Stay dan juga naik bianglala di taman bermainnya. Seru banget kan?

6. Swiss Sheep Farm, memberi makan domba sembari merasakan atmosfer peternakan di Swiss



Swiss Sheep Farm terletak sekitar 2 km dari Santorini Park sehingga bisa ditempuh dengan jalan kaki. Jika tidak mau repot menyeberang karena tidak ada jembatan penyeberangan dan arus lalu lintas yang sangat ramai, maka sebaiknya kalian naik taksi. Dengan membayar tiket masuk untuk dewasa sebesar THB 120 (sekitar Rp53.000,00) dan anak-anak THB 80, kalian bisa menikmati atmosfer peternakan di Swiss yang tenang disertai pemandangan perbukitan di belakangnya.

Hewan ternak yang ada di sana tidak hanya domba, tetapi juga kuda, ayam, kelinci, dan alpaca. Kalian bisa memberi makan berupa rumput atau wortel serta susu khusus untuk bayi domba. Beberapa wahana unik dan instagramable jangan sampai kalian lewatkan, seperti taman bermain dengan tempat duduk berbentuk hati, kuburan palsu dengan nisan bergambar hewan ternak, kincir angin Belanda, naik kuda poni untuk anak-anak, dan juga menjelajahi 3D Trick Arts Museum. Tertarik pergi ke sana?


Begitu mendengar namanya pasti kalian langsung paham gambaran tempatnya. Yap, The Venezia merupakan komplek mall yang terinspirasi dari Kota Venice di Italia. Kota Venice sendiri sangat lekat dengan image “kota kanal atau kota air” dan gondola sebagai alat transportasinya.

Thailand sepertinya sedang menyukai hype konsep mall yang mengadaptasi suatu wilayah di Eropa. Setelah Pickadaily di Bangkok dan Palio Village di Khao Yai, The Venezia pun hadir untuk menambah destinasi wisata sekaligus tempat belanja yang unik dan dijamin tidak membosankan. Lokasinya pun tidak terlalu jauh dari Santorini Park dan Swiss Sheep Farm. Sehingga dalam sehari di Cha Am kalian bisa mengunjungi tiga negara, eh, tempat wisata ala Eropa sekaligus!

Di dalam kompleks The Venezia terdapat deretan bangunan bergaya Mediterania dengan cat berwarna-warni yang merupakan pertokoan, cafe, restoran, supermarket, bank, dan sebagainya. Juga terdapat kebun binatang mini, 3D Art Gallery, English House Upside Down, Mini Europe, dan Fantasy Land. Satu hal yang jangan sampai kalian lewatkan, yaitu naik gondola mengelilingi kanal mini dengan membayar THB 160 (sekitar Rp71.000,00). Karena setiap sudut The Venezia instagramable banget, so kalian wajib berkunjung ke sini!


Friday, April 6, 2018

Bakar Diri, Eni Dekap Robi Agar Mati Bersama di Kamar Indekos



VIPArtikel - Robi (34) dan Eni Sri Lestari (40) dua sejoli yang masing-masing sudah memunyai istri dan suami, mencoba membunuh diri mereka sendiri di kamar indekos, Jalan Babatan Gang 1 Nomor 15, Kecamatan Wiyung, Surabaya, Jawa Timur.

Robi dan Eni nekat membakar diri mereka sendiri, namun gagal, Kamis (5/4) malam.

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Wiyung Ipda Sumarno, mengungkap Robi tercatat sebagai warga Dukuh Karangan, Babatan, Wiyung. Sementara Eni warga Jalan Srigading, Desa Oro-oro Ombo, Kartoharjo, Madiun.

"Sepertinya ini pasangan selingkuh karena di kartu identitas KTP, keduanya sama-sama berstatus menikah," ujarnya , Jumat (6/4/2018).

Polisi baru memastikan dari pihak korban lelaki telah memiliki istri dan tiga orang anak di rumah, Dukuh Karangan, Wiyung, Surabaya.

"Anaknya masing-masing berusia 10, 7 dan 1 tahun," katanya.

Sedangkan dari pihak korban perempuan, polisi masih belum mendapatkan data pasti.

"Kedua korban dilarikan ke Rumah Sakit Wiyung Sejahtera Surabaya. Oleh pihak dokter kami belum diperbolehkan masuk untuk menggali keterangan dari masing-masing korban," ucapnya.

Informasi lainnya yang dihimpun polisi, rumah indekos di tempat kejadian perkara terdaftar atas nama korban perempuan sejak sekitar lima bulan yang lalu.

Sesekali korban lelaki datang mengunjunginya. "Menurut pemilik kos, setiap korban lelaki ini datang, kedua orang ini selalu bertengkar di dalam kamarnya," katanya.

Namun, polisi masih belum mengetahui apakah Kamis (5/4) malam tadi, pasangan ini bertengkar terlebih dahulu sebelum ditemukan terbakar atau tidak.

"Dodi Suprayogi, pemilik kos, mendapati kamar yang ditempati kedua orang ini tiba-tiba terbakar pada sekitar pukul 23.45 WIB tadi malam," ujar Sumarno.

Dugaan sementara, yang menyulut api adalah korban perempuan, dengan terlebih dahulu mendekap pasangannya. Api yang membesar kemudian berhasil dipadamkan oleh warga setempat.

"Ini dugaan saya, korban perempuan menyalakan api di kasur yang terbuat dari kapuk, dengan terlebih dahulu mendekap korban lelaki agar tidak bisa lari, sehingga keduanya sama-sama terbakar," katanya.

Kondisi korban lelaki diinformasikan terbakar 80 persen.

"Saya belum mengetahui kondisi korban perempuan karena sampai sekarang belum diperbolehkan masuk oleh pihak Rumah Sakit Wiyung Sejahtera," ucap Sumarno.


Sudah "Nyetir" 160 Km, Pria Ini Baru Sadar Anaknya Tertinggal di SPBU



BERLIN - Sesekali lupa pasti pernah dialami semua manusia di dunia ini. Namun, apa yang menimpa seorang pria asal Jerman sungguh tak bisa dipercaya.

Kisahnya berawal ketika pria berusia 47 tahun itu membawa kedua anak perempuannya yang berusia 10 dan 14 tahun bepergian ke Italia dengan menggunakan mobil pada Sabtu akhir pekan lalu.

Di tengah perjalanan, dia kemudian berhenti di sebuah SPBU di kota Holzkirchen, sebelah selatan Muenchen sekitar pukul 05.20 waktu setempat.

Setelah mengisi BBM dan membayar, pria itu langsung masuk ke mobil Volkswagennya dan melanjutkan perjalanan.

Namun, dia tak mengetahui kedua putrinya turun dari mobil untuk pergi ke toilet. Alhasil, kedua anak itu tak menemukan mobil ayahnya saat kembali dari toilet.

Akhirnya, kedua anak itu mendatangi karyawan SPBU dan mengatakan ayah mereka pergi tanpa mereka.

Petugas SPBU segera melapor ke polisi yang kemudian mengirimkan peringatan darurat dan mulai mencari mobil milik ayah kedua anak tersebut.

Polisi kemudian menghubungi ibu kedua anak itu yang tidak ikut dalam perjalanan ke Italia. Sang ibu yang terkejut mendengar kabar tersebut langsung memberikan nomor telepon suaminya kepada polisi.

Polisi kemudian menelepon sang ayah hingga 48 kali. Pria itu baru menyadari banyaknya telepon tak terjawab setelah 90 menit mengemudi dari SPBU tersebut.

Saat itu, pria tersebut sudah berada di Brenner Pass, Austria yang berjarak kurang lebih 160 kilometer dari SPBU tempat dia mengisi BBM.

Setelah menjawab telepon dari polisi itulah, pria itu baru menyadari dia mengemudi tanpa kedua putrinya.

Dia pun bergegas balik arah untuk menjemput kedua putrinya itu yang sudah diberi sarapan dan ditemani petugas polisi.

Setelah tiga jam menunggu, pria itu akhirnya tiba kembali di SPBU dan bertemu kembali dengan kedua anaknya.

"Anak-anak itu dalam kondisi aman saat ayah mereka datang kembali dan menjemput," kata seorang 
Tank & Rast, pengelola SPBU.

Sejauh ini tak diketahui konsekuensi yang harus diterima sang ayah akibat keteledoran yang diperbuatnya..


Thursday, April 5, 2018

Korban Perampokan di Pondok Labu Pensiunan TNI AL, Bernama Hunaedi



Seorang tewas dalam perampokan di Kompleks TNI AL Pondok Labu, Jakarta Selatan. Korban bernama Hunaedi terluka di perut diduga akibat senjata api.

"Almarhum pensiunan TNI," kata Wardana warga RT 7 RW 6 Kompleks TNI AL di lokasi, Kamis (5/4).

Wardana menyebutkan, perampokan terjadi jelang berlangsungnya ibadah salat Magrib. Warga sekitar yang mengatahui ada perampokan langsung memenuhi sekeliling rumah Hunaedi. 



Awalnya, warga sempat khawatir karena menduga perampok masih ada di rumah yang disatroni. Namun, saat polisi datang dan masuk ke rumah itu, perampok sudah tidak berada lagi di lokasi.

Saat Wardana melihat bagian dalam rumah Hunaedi, bercak darah sudah bercecer di lantai. Hunaedi juga tampak meringkuk dengan perut yang terluka.

Jenazah Hunaedi, kata Wardana, sudah dibawa ke rumah sakit terdekat. Dia menduga Hunaedi sudah tewas sebelum proses evakuasi berlangsung.

Rumah Hunaedi kini sudah dipasangi garis polisi. Polisi tengah memeriksa sejumlah orang yang diduga mengetahui terjadinya perampokan.

7 Kolam Taman Paling Cantik Sedunia

Ditengah hiruk pikuk kota, taman menjadi tempat bersantai. Di samping itu, taman juga berfungsi sebagai lahan hijau untuk meminimalisir polusi kendaraan bermotor. Fungsi taman yang beragam ini membuat para arsitek berlomba-lomba membuat desain taman seunik dan seindah mungkin. Salah satunya adalah dengan mengkombinasikan kolam dengan taman atau disebut juga kolam taman.

Kolam taman saat ini cukup banyak diterapkan di berbagai negara. Terdapat kolam taman cantik di berbagai belahan dunia yang mungkin belum banyak diketahui orang. Apa saja, yuk simak ulasannya! 


Taman yang berada di dalam Palace of Versailles, Prancis ini merupakan taman istana terluas di dunia dengan luas mencapai 800 hektar. Taman pada negara yang terkenal dengan bangunan dan desain rumah-rumah klasik ini berupaformal garden dengan jalan taman, rumput dan pepohonan yang didesain membentuk pola-pola geometrik yang meliputi bangunan orangery, beberapa kolam, air mancur, juga kanal.

Kolam taman di Garden of Versailles, Perancis merupakan kolam taman yang cantik dengan desain klasik serta dikelilingi patung-patung klasik kuno pada bagian tengahnya.



Selain itu, terdapat puluhan model air mancur yang bersanding dengan kolam taman yang letaknya menyebar di seluruh area Garden of Versailles. Biasanya air mancur baru akan dinyalakan ketika raja akan melewati taman ini.

Tertata dengan apik dan indah, kolam taman ini menjadi salah satu kolam taman tercantik di Perancis. Taman yang dibangun untuk Louis XIV itu dirancang Andre Le Notre dengan masa pembangunan selama 40 tahun lamanya. Untuk masuk ke taman ini, pengunjung tidak dikenakan biaya, kecuali pada acara Musical Fountain Show dan Musical Garden.

Minneapolis Sculpture Garden, Amerika Serikat



Minneapolis Sculpture Garden berada di Minnesota, Amerika Serikat, letaknya dekat dengan Walker Art Center yang dikelola oleh Minneapolis Park and Recreation Board. Taman seluas 11 hektar ini adalah salah satu permata mahkota negara Minnesota karena kecantikannya. Selain itu, kolam taman air mancur berbentuk sendok yang ada di taman ini sudah menjadi ikon bukan hanya bagi Minneapolis Sculpture Garden, tapi juga bagi negara Minnesota.

Merupakan salah satu kolam taman tercantik yang ada di dunia, Minneapolis Sculpture Garden telah dibuka sejak tahun 1988 dan sudah mengalami beberapa kali perubahan. Kolam taman ini dibuka untuk umum setiap hari mulai pagi hingga tengah malam.

Yuyuan Garden



Di Shanghai terdapat satu taman bersejarah yang tak pernah dilupakan bernama Yuyuan Garden. Taman yang biasa disebut Yu Garden ini merupakan sebuah taman kuno yang berdiri di atas lahan jantung kota Shanghai seluas 20.000 meter persegi. Arsitektur bangunannya bernuansa oriental dengan bentuk atap melengkung ke atas dan membentuk sudut runcing.



Dikelilingi oleh kolam taman yang luas, taman ini awalnya merupakan taman pribadi milik seorang gubernur dari dinasti Ming Pan Yunduan. Namun, setelah terjadi renovasi pada beberapa bagian, pada tahun 1961 taman ini dibuka untuk umum. Berbeda dengan kolam ikan yang biasanya merupakan kolam ikan mini, terdapat banyak ikan peliharaan yang menempati kolam taman tersebut. Pengunjung bisa memberi makan ikan-ikan yang ada.


Shalimar Garden atau yang sekarang dikenal dengan sebutan Shalimar Bagh adalah sebuah taman yang dibuat pada tahun 1619 di Sri Nagar, Kashmir, Pakistan oleh Kaisar Jahangir, ayahanda dari Shah-Jahan, seorang raja Mugha India yang memerintah dari tahun 1605-1627 M. Shalimar sendiri memiliki arti keabadian cinta, karena taman ini didedikasikan untuk sang istri tercinta, Nur Jahan.

Bentuknya yang terbagi menkadi 4 bagian dan dikelilingi oleh air mancur sehingga membuat taman ini semakin indah. Terdapat 410 kolam taman air mancur yang mengaliri saluran utama di sana. Secara keseluruhan, taman yang dibangun pada 1619 oleh Raja Jahangir ini meliputi area seluas 12,4 hektar.


Kolam taman The Grand Cascade berada di area Palace of Peterhof, Rusia. Merupakan salah satu kolam taman air mancur terindah di dunia, Grand Cascade menelan biaya hingga jutaan dollar untuk pembuatannya. Tidak heran kolam taman satu ini terlihat sangat megah. The Grand Cascade menampilkan air mancur di antara patung-patung mewah berlapis emas yang aliran airnya mengalir sampai ke laut.

Pembangunan taman beserta isinya selesai pada tahun 1721. Pada musim dingin, kolam taman air mancur ini seringkali tidak beroperasi karena tujuan perawatan.

Sanssouci Park

Berada di halaman Sans Souci Palace, Postdam, Jerman, taman istana yang luasnya mencapai 1,6 kilometer persegi ini memiliki lanskap yang sangat menarik dengan kolam taman dan air mancur yang menjadi sumbu taman. Patung-patung bersanding dengan tanaman, deretan bunga mekar aneka warna membingkai jalur sisi jalan setapak pada taman tersebut.



Sesuai namanya, Sans Souci dalam bahasa Perancis secara harfiah berarti ‘tanpa kekhawatiran’. Kolam taman di Sans Souci Palace hadir menampilkan keindahan yang memanjakan mata sekaligus menawarkan ketenangan hati melalui gemericik air dari kolamnya. Efek menenangkan bisa kamu dapatkan seperti layaknya rasa damai saat memandang kolam koi.


Taman Villa d’Este berlokasi di Tivoli, Italia dan dianggap sebagai karya dari budaya Renaissance, arsitektur dan desainnya telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Kebun ini juga merupakan bagian dari anggota Grandi Giardini Italiani, sebuah asosiasi kebun terbaik di Italia. Taman bertingkat ini memiliki beragam koleksi flora, air mancur, juga kolam.

Kolam taman yang cukup besar terdapat di bagian tengah taman dengan bentuk memanjang. Di ujungnya terdapat air mancur megah yang berundak-undak. Sedangkan di sisi lainnya terdapat kolam taman air terjun. Setiap sisinya dilengkapi kehadiran patung-patung romawi kuno yang membuat kolam taman terlihat semakin artistik.



Taman dan villa ini dibangun atas perintah Cardinal Ippolito II pada abad ke 16. Setelah menjadi taman milik pribadi selama beberapa abad, taman ini diakuisisi oleh pemerintah setelah Perang Dunia ke II dan menjadi tujuan wisata populer hingga saat ini.


Wednesday, April 4, 2018

Polisi Pastikan Balita di Riau Negatif Narkoba



VIPArtikel – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba dari Bareskrim Polri menegaskan seorang balita asal Meranti, Riau, yang awalnya diduga terindikasi mengonsumsi permen berbahan obat terlarang, ternyata negatif narkoba. Hal ini diketahui usai pihak Puslabfor dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pemeriksaan terhadap permen yang dikonsumsi balita tersebut.

"Jadi hasil dari BPOM Provinsi Riau negatif bahwa permen itu mengandung narkotika. Kemudian dikuatkan hasil sampel urine yang saya minta dibawa dari Meranti ke Jakarta dan dikirim ke Puslabfor Mabes Polri, hasilnya sementara, tadi saya dikasih surat dari Kapuslabfor, negatif," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Polisi Eko Daniyanto, ketika dikonfirmasi, Rabu 4 April 2018.

Eko menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kepala RSUD Meranti selaku pihak yang mengeluarkan diagnosis balita itu terpapar narkoba. Eko sudah meminta Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Komisaris Besar Polisi Hariono mengecek alat tes narkoba yang digunakan petugas RSUD Meranti.

"Saya perintahkan Direktur dan Kasat Narkoba langsung koordinasi dengan Kepala RSUD Meranti karena mereka yang melakukan tes pertama kali. Lalu saya suruh minta alat tes urine yang digunakan RSUD Meranti supaya kita bisa ketahui itu laik pakai atau tidak," ujar Eko.

Selain itu, menurut Eko, orangtua balita tersebut akan dimintai keterangan tambahan seputar makanan yang dikonsumsi anaknya selain permen. Hal ini untuk memastikan apakah ada makanan lain yang dikonsumsi sang balita mengandung narkoba.

"Takutnya ada makan yang lain. Kadangkala juga cuaca ekstrem atau mungkin juga dia sedang sakit memang, lalu makan permen itu. Jadi seolah-olah karena permen itu si anak jadi sakit," kata Eko.

Eko menambahkan, "Siapa tahu dia minum obat batuk, obat sakit paru-paru. Itu kan mengandung zat narkotika juga. Yang jelas, permen itu tidak mengandung narkotika."

Sebelumnya, balita 3 tahun 8 bulan, terindikasi positif narkoba berdasarkan tes urine yang dilakukan sebuah rumah sakit di Meranti. Peristiwa itu bermula pada Jumat, 30 Maret 2018, ketika balita itu memakan permen yang dibelikan kakeknya.

Pada malam harinya, bocah itu dianggap bertingkah laku aneh. Anak perempuan itu tidak mau tidur sampai pagi dan ngoceh tak keruan. Namun, ketika diperiksa oleh pihak Polres, sang balita negatif dari narkoba.

Your Number #1 VIP BandarQ